Sifat Hukum serta Tujuan & Fungsi Hukum Menurut Para Ahli dan Secara Umum

Sifat Hukum serta Tujuan & Fungsi Hukum Menurut Para Ahli dan Secara Umum

Tahukah anda mengenai sifat hukum, tujuan, dan fungsi hukum itu? Seperti yang kita sebagian besar negara di dunia ini menganut sistem hukum di dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Hukum itu penting untuk diterapkan agar perilaku masyarakat menjadi lebih teratur dan bermartabat. Tentu saja kita tidak ingin hidup tidak teratur seperti zaman jahiliah bukan? Maka dari itu hukum diciptakan agar masyarakatnya hidup teratur tidak seperti saat zaman jahiliah dahulu.
Jelaskan sifat hukum secara umum, sebutkan tujuan dan fungsi hukum

Sebelumnya saya sudah menjelaskan mengenai unsur unsur hukum, kali ini saya akan memberikan informasi mengenai sifat, tujuan dan fungsinya. Berikut ini adalah penjelasannya :

A. Sifat Hukum Secara Umum


Sifat hukum terdiri atas 3 yaitu, mengatur, memaksa, dan melindungi. Berikut penjelasan dan juga contohnya :


1. Mengatur



Hukum itu bersifat mengatur. Pasalnya, di dalam hukum terdapat peraturan baik itu berupa perintah atau larangan yang mengatur setiap tingkah laku masyarakat. Adanya perintah dan larangan ini, maka diharapkan terciptanya tatanan kehidupan masyarakat yang tertib dan teratur. Biasanya tidak ada sanksi yang mengikat karena sifatnya yang bukan memerintah. Contoh dari hal ini yaitu hukum perdata mengenai aturan pernikahan.


2. Memaksa


Sifat selanjutnya yaitu memaksa atau imperatif. Maksudnya, hukum merupakan aturan yang dibuat untuk memaksa seseorang untuk mematuhi atau menaatinya. Apabila tidak dipatuhi/ditaati, maka seseorang diberi sanksi yang tegas guna memberikan efek jera. Diharapkan dengan sifat memaksa tersebut membuat masyarakat lebih baik lagi dalam bertindak dan berperilaku. Contohnya yaitu pada semua UU pidana, diantaranya seseorang PNS yang terbukti melakukan korupsi, dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib untuk ditindak berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Unsur Unsur Pembangun Negosiasi

3. Melindungi

Hukum juga bersifat melindungi. Alasannya, setiap orang perlu terlindungi hak-haknya. Sehingga hal tersebut dapat menciptakan keadilan, dan keseimbangan, dan juga ketertiban dalam berbagai kepentingan masyarakat. Sekalipun seseorang yang terbukti melakukan tindak pidana, ia juga berhak membela diri baik melalui dirinya ataupun melalui pengacara atau advokat.

B. Tujuan Hukum


Hukum diciptakan di suatu negara tentu memiliki tujuan. Tujuan disini dibedakan jadi dua, yakni secara umum dan menurut para ahli. Apa saja tujuan hukum itu? Tujuan hukum secara singkat adalah visi dan misi dari hukum. Jadi, tujuan hukum yaitu agar kehidupan masyarakat tertatur dan damain. Lebih jelasnya, siahkan baca sampai selesai.|

Tujuan Hukum Secara Umum



* Tujuan yang pertama yaitu untuk mengatur kehidupan masyarakat lebih teratur dan juga damai. Diharapkan prinsip dan nilai-nilai keadilan bisa diterapkan.

* Yang kedua yaitu agar setiap individu tidak melakukan kesalahan atau penyimpangan yang dapat menimbulkan kerugian banyak individu lain ataupun orang banyak.

* Dan tujuan yang ketiga yaitu melindungi hak dan kepentingan setiap orang agar tidak diganggu dan atau dicampuri oleh orang lain. Dengan begitu maka seseorang bisa hidup tenang, aman, dan juga damai.

Selain itu, tujuan hukum disampaikan oleh para ahli hukum yang telah disampaikan melalui buku-bukunya maupun diucapkan secara langsung. Berikut ini adalah beberapa tips hukum menurut para pakar atau ahli adalah sebagai berikut :

Tujuan Hukum Menurut Para Ahli (Pakar Hukum)



1. Menurut Aristoteles

Dalam pandangan Aristoteles, seorang filsuf asal Yunani, beliau berpendapat bahwa tujuan hukum hanyalah 1 yakni menciptakan keadilan. Menurut Aristoteles, hukum mempunyai tujuan memberikan keadilan kepada seluruh manusia tanpa terkecuali. Setiap manusia harus diberikan hak berupa keadilan

2. Menurut Suharjo

Suharjo adalah mantan seorang menteri kehakiman. Beliau menyatakan bahwa hukum bertujuan untuk mengayomi atau melindungi menusia secara aktif ataupun pasif. Maksud dari aktif disini yaitu adanya suatu tindakan yang berguna menciptakan suatu kondisi yang menusiawi. Sementara itu pasif berarti ada upaya pencegahan atas percobaan penyalahgunaan hak atau sikap sewenang-wenang untuk seseorang atau sekelompok orang.

3. Menurut Van Apeldorn

Menurut Profesor Hukum Van Apeldorn, tujuan hukum yaitu untuk menciptakan suatu kondisi masyarakat yang berjalan secara tertib, adil, dan damai. Hal ini sesuai dengan pernyataan bahwa hukum sangat menginginkan perdamaian.

4. Menurut Bellefroid

Seorang seniman asal Belanda, Bellefroid juga menyampaikan pendapatnya mengenai tujuan hukum. Menurutnya, hukum dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepentingan umum. Kepentingan publik atau masyarakat harus didahului diatas kepentingan lainnya.

5. Menurut Roscoe Pound

Menurut Roscoe Pound, seorang sarjana dan mantan pendidik hukum Amerika menyatakan bahwa hukum bertujuan untuk mengubah masyarakat ke arah yang lebih baik lagi. Baik itu secara pribadi maupun dalam hidup bermasyarakat.

6. Menurut Dr. Wirjono Prodjodikoro, S.H.

Dalam pandangannya, Dr Wirjono Prodjodikoro, S.H. seorang mantan Ketua Mahkamah Agung periode 1952-1966, beliau berpendapat bahwa tujuan hukum yaitu untuk menyelamatkan dan memberikan kebahagiaan serta ketertiban di dalam lingkungan masyarakat.

7. Menurut Prof. Subekti S.H

Menurut mantan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 1968 hingga tahun 1974, Prof. Subekti S.H, beliau menyatakan bahwa hukum bertujuan menyelenggarakan keadilan dan ketertiban sebagai syarat mendatangkan kemakmuran dan kebahagiaan.

8. Geny (D.H.M. Meuvissen: 1994)

Menurut Geny (D.H.M Meuvissen : 1994), tujuan hukum yaitu untuk mencapai sebuah keadilan dimana mengandung unsur kepentingan daya guna dan juga kemanfaatan.

9. Jeremy Bentham

Jeremy Bentham adalah seorang filsuf pendiri utilitarianisme asal Inggris. Dalam teori utilitasnya, ia berpandangan bahwa hukum memiliki tujuan mencapai kemanfaatan dan juga kefaedahan. Hukum juga bertujuan untuk memberikan jaminan kebahagiaan bagi banyak orang ataupun masyarakat.


10. Prof. Mr. J Van Kan

Tujuan hukum menurut Prof. Mr. J Van Kan yakni agar kepentingan setiap manusia bisa terjaga dan tidak dapat diganggu oleh hal-hal yang menganggu. Maksudnya, tujuan hukum menjamin kepastian hukum di lingkungan masyarakat, serta menjaga dan mencegah agar setiap individu dalam sebuah lingkungan tidak menjadi hakim sendiri.


C. Fungsi Hukum


Apa saja fungsi hukum itu? Berikut adalah penjelasannya secara umum maupun menurut para ahli :

Fungsi Secara Umum



  • Melindungi kepentingan manusia
  • Sarana mewujudkan keadilan sosial.
  • Mewujudkan keteraturan dan ketertiban masyarakat.
  • Sebagai alat kritik.
  • Sebagai penggerak pembangunan.
  • Menyelesaikan pertikaian. 


Sementara itu, menurut para ahli hukum memiliki fungsi sebagai berikut :

Fungsi Hukum Menurut Para Ahli



1. Perlindungan

Hukum memiliki fungsi memberikan perlindungan kepada masyarakat. Hukum mampu melindungi masyarakat dari segala bahaya dan juga pelanggaran yang mungkin saja terjadi.

2. Fungsi Keadilan

Selain perlindungan, keadilan juga merupakan fungsi hukum. Maknanya, hukum sangat erat kaitannya dengan keadilan yang berfungsi menjaga, melindungi, dan memberikan rasa keadilan bagi manusia.

3. Fungsi Pembangunan

Hukum memiliki fungsi dalam pembangunan. Maksudnya, adanya hukum dapat digunakan sebagai pedoman guna tercapainya tujuan suatu negara.

Baca Juga: Pengertian Hukum Menurut Para Ahli dan Secara Umum


Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa hukum menemukan tiga sifat yaitu mengatur, memaksa dan melindungi. Sementara itu tujuan dari hukum itu sendiri pada intinya adalah untuk mengatur kehidupan masyarakat agar lebih teratur dan tercipta keadilan. Di samping itu, hukum juga berperan dalam pembangunan sehingga bisa membuat tujuan negara menjadi tercapai.

Sekian informasi mengenai Sifat, Tujuan dan Fungsi Hukum, semoga sedikit ilmu tersebut bermanfaat bagi anda.

Buka Komentar

Tidak ada komentar